Korea Selatan atau yang sering kita sebut Korsel bukan cuma terkenal karena K-Pop, drama Korea, dan makanan seperti kimchi. Negara yang satu ini punya budaya yang cukup unik dan masih kuat meskipun perkembangan teknologinya sudah sangat maju. Di satu sisi, kita bisa melihat gedung pencakar langit, internet super cepat, dan kehidupan yang serba modern. Tapi di sisi lain, masyarakat Korea masih sangat menghargai tradisi, keluarga, sopan santun, dan kebiasaan yang sudah diwariskan sejak zaman dulu. Makanya, kalau kita melihat kehidupan orang Korea lebih dekat, ternyata ada banyak hal menarik yang mungkin belum kita tahu. Beberapa kebiasaan mereka bahkan terasa cukup berbeda dibandingkan dengan budaya Indonesia.
1. Usia sangat penting dalam pergaulan
Di Korea Selatan, umur bukan sekadar angka. Usia seseorang cukup berpengaruh dalam cara mereka berbicara dan memperlakukan orang lain. Orang yang lebih muda biasanya menggunakan bahasa yang lebih sopan ketika berbicara dengan orang yang lebih tua. Bahkan ketika baru bertemu seseorang, orang Korea sering ingin mengetahui usia lawan bicaranya agar bisa menentukan cara berkomunikasi yang tepat.
2. Budaya makan bersama sangat kuat
Makan di Korea biasanya tidak sekadar soal mengisi perut. Makan bersama dianggap sebagai salah satu cara untuk mempererat hubungan. Jangan heran kalau satu meja bisa dipenuhi berbagai macam lauk yang dimakan bersama-sama. Kimchi, sayuran, daging, sup, dan berbagai makanan pendamping biasanya diletakkan di tengah meja. Karena itu, makan bersama teman, keluarga, atau rekan kerja menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat Korea.
3. Membungkuk adalah bentuk penghormatan
Salah satu kebiasaan yang cukup mudah dikenali adalah membungkuk ketika memberikan salam atau menunjukkan rasa hormat. Semakin dalam seseorang membungkuk, biasanya semakin besar rasa hormat yang ingin ditunjukkan. Kebiasaan ini masih sering digunakan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam situasi formal seperti bertemu orang tua, guru, atasan, atau tamu penting.
4. Ada budaya memberikan hadiah saat pindah rumah
Ketika seseorang pindah ke rumah baru, teman atau keluarga bisa memberikan hadiah sebagai bentuk ucapan selamat. Menariknya, salah satu hadiah yang cukup populer adalah tisu toilet. Kedengarannya mungkin agak aneh bagi orang Indonesia, tetapi tisu dianggap sebagai simbol kehidupan yang lancar dan panjang. Ada juga yang memberikan sabun atau kebutuhan rumah tangga lainnya.
5. Perayaan ulang tahun pertama punya makna khusus
Ulang tahun pertama seorang anak di Korea Selatan dikenal sebagai dol atau doljanchi. Perayaan ini biasanya dibuat cukup meriah karena dianggap sebagai momen penting dalam kehidupan anak. Salah satu tradisi menariknya adalah doljabi, yaitu ketika anak diletakkan di depan berbagai benda. Benda yang dipilih dipercaya secara simbolis menggambarkan masa depan atau jalan hidup anak tersebut.
Dari kelima fakta tersebut, terlihat bahwa budaya Korea Selatan sebenarnya tidak hanya soal hiburan modern yang sering kita lihat di layar televisi atau media sosial. Di balik K-Pop, drama Korea, dan kota-kota modernnya, masih ada banyak tradisi yang membuat kehidupan masyarakat Korea punya ciri khas tersendiri. Budaya menghormati orang yang lebih tua, makan bersama, hingga berbagai tradisi keluarga menunjukkan bahwa masyarakat Korea masih menjaga hubungan sosial dan warisan budaya mereka. Jadi, kalau selama ini kita mengenal Korea hanya dari drama dan idol, ternyata sisi budayanya juga nggak kalah menarik untuk dipelajari.